TARUHAN188 - Chelsea hanya tinggal menunggu waktu untuk memastikan mereka juara liga primer pada musim ini, kedatangan antonio conte dengan formasi 3-4-3 yang dibawakan nya ke skuad the blues terbukti ampuh sejak awal musim, hasilnya saat ini Chelsea bertengger di puncak klasemen liga primer inggris dengan selisih tujuh poin dari tottenham dengan tiga laga sisa.
Menanggapi bagaimana cara Chelsea bermain pada musim hingga mereka sukses mengamankan gelar juara, Manajer Arsenal Arsene Wenger menunjukkan tren di Premier League, membandingkan Chelsea dengan Leicester City.
Manajer Arsenal Arsene Wenger mempertanyakan gaya Chelsea saat Antonio Conte mendekati gelar Premier League.
Tim Wenger memang telah terkenal karena bermain game berbasis kepemilikan, dan pemuncak klasemen Chelsea berada di urutan keenam dalam statistik musim ini dengan 54,2 persen.
Bahkan tren sedikit kepemilikan bola ini sudah ada pada musim lalu dimana Leicester City yang luar biasa pada tahun 2015-16, dimana saat ini mereka berada di peringkat 18 dengan hanya 42,4 persen kepemilikan bola.
Wenger menunjuk pada tren tim papan atas Premier League, dan mengatakan kurangnya sepak bola Eropa juga membantu tim tim seperti Chelsea dan Leicester City pada musim lalu menjadi juara liga primer Inggris.
"Selama dua musim terakhir, tim yang tidak memiliki kepemilikan besar telah memenangkan liga," katanya kepada surat kabar Inggris.
"Dan, juga, tim yang sama sekali tidak terlibat di Eropa memenangkan liga.
"Karena liga sangat sulit secara fisik, mungkin sangat sulit untuk mengatasi keduanya. Kami akan melihat bagaimana Chelsea merespons musim depan."
Sementara Wenger menyukai timnya untuk mempertahankan kepemilikan, meski Arsenal terakhir kali meraih gelar di liga yakni pada musim 2003-04.
Chelsea bisa mengamankan mahkota mereka dengan mengalahkan West Brom pada hari Jumat, namun Wenger tidak berencana untuk mengubah taktik kepemilikan bola yang ia gunakan dengan mengambil inspirasi dari Leicester city pada musim lalu dan Chelsea pada musim ini.
"Dalam waktu yang lebih lama masih tim yang paling banyak memiliki ball posesion yang lebih baik," katanya.
"Saya masih berpikir sebuah olahraga harus mendorong inisiatif dan jika memberi imbalan terlalu banyak tim yang tidak mengambil inisiatif, maka kita harus memikirkan kembali keseluruhan proses karena orang tidak akan, untuk selamanya, datang untuk menonton tim yang tidak ingin mengambil Inisiatifnya.
DAFTAR SEKARANG : CARA DAFTAR JUDI ONLINE

No comments:
Post a Comment